Skip to main content
Machine 7 menit baca

Single Extrusion, Co-Extrusion, dan Tandem Extrusion Laminating: Perbedaan, Cara Kerja, dan Cara Memilih

Single Extrusion, Co-Extrusion, dan Tandem Extrusion Laminating: Perbedaan, Cara Kerja, dan Cara Memilih
Extrusion Laminating seri IEL-140 - Intermac
Ringkasan Eksekutif & Poin Kunci

Kenali perbedaan mesin single, co-extrusion, dan tandem laminating dari Intermac. Pelajari cara kerja dan pilih konfigurasi terbaik untuk kemasan fleksibel.

Mesin extrusion laminating menyatukan dua material kemasan, misalnya film cetak dan aluminium foil, dengan lapisan resin cair dari T-die. Konfigurasi extruder di mesin itu menentukan struktur laminasi yang bisa Anda buat, kekuatan rekatnya, dan biaya resin per meter.

Pabrik kemasan fleksibel memakai tiga konfigurasi: single extrusion, co-extrusion, dan tandem extrusion. Pilihan yang tepat bergantung pada struktur kemasan yang Anda targetkan dan resin yang Anda pakai.

Apa itu extrusion laminating?

Extrusion laminating, atau sandwich laminating, memakai resin cair sebagai perekat sekaligus lapisan kemasan. Extruder melelehkan resin seperti LDPE atau PP, lalu T-die membentuknya menjadi tirai tipis selebar web. Tirai resin jatuh di antara material utama dan material sandwich, dan ketiganya bertemu di nip antara chill roll dan pressure roll.

Extrusion coating memakai proses yang sama dengan satu substrat. Resin cair melapisi satu material tanpa material kedua di atasnya.

Mesin ekstrusi pipa, profil, kabel, dan botol memakai extruder dengan prinsip yang sama, tetapi berada di lini mesin lain dan menghasilkan produk kaku atau berongga. Di kemasan fleksibel, extruder bekerja sebagai bagian dari mesin laminasi.

Unit Utama Mesin Extrusion Laminating

T-die berada tepat di atas celah berbentuk V antara cooling roll dan silicone roll, dengan air gap sekitar 150 mm pada mesin Intermac. Kecepatan cooling roll ikut mengatur tebal lapisan resin, karena roll menarik tirai resin dari T-die. cooling roll krom cermin menghasilkan permukaan mengilap, dan cooling roll matte menghasilkan permukaan doff. Sebagian lini menambahkan corona treater untuk film, atau ozone treater pada tirai resin, untuk memperkuat rekat ke aluminium foil.

(sumber : dokumentasi Unit Extruder dan T-Die yang sedang beroperasi)

 

UNIT

FUNGSI

KOMPONEN UTAMA

UNWINDER UTAMA

Melepas gulungan material utama, misalnya film cetak, dengan tension stabil.

Turret dua poros, air shaft, dancer roll, sensor diameter ultrasonik, EPC, flying splice.

ANCHOR COATING

Mengoleskan primer agar resin cair menempel pada film.

Rol coating tipe anilox (sekitar 175 LPI), impression roll karet NBR, doctor blade pneumatik, glue pan.

DRY CHAMBER

Menguapkan pelarut primer sebelum web masuk ke nip

Ruang panjang dengan nosel udara panas 40 sampai 120 °C; pemanas listrik, heat exchanger, thermal oil, atau steam.

EXTRUDER DAN T-DIE

Melelehkan resin dan membentuknya menjadi tirai selebar web.

Hopper dengan loader otomatis, screw dan barrel, screen changer, feedblock (untuk co-extrusion), T-die.

UNWINDER SANDWICH

Melepas material kedua, misalnya aluminium foil atau film sealant.

Turret dua poros, air shaft, dancer roll, flying splice.

LAMINATING UNIT

Menyatukan material utama, resin cair, dan material sandwich di nip, lalu mendinginkannya.

Cooling roll krom cermin atau matte, silicone roll dan back-up roll berpendingin air.

TRIM EDGE DAN SPRAY POWDER

Memotong pinggiran tirai resin yang tebal dan menaburkan bubuk starch pada hasil laminasi.

Pisau shear atau rotary, powder sprayer.

REWINDER

Menggulung hasil laminasi menjadi gulungan padat dan rata.

Turret dua poros, dancer roll, touch roll, cutter.

1. Single Extrusion Laminating

Mesin single extrusion memakai satu extruder dan satu T-die. Mesin menghasilkan satu lapisan resin, seperti LDPE atau PP, di antara dua material.

(sumber : dokumentasi mesin Extrusion laminating seri IEL-140 di pabrik klien)

Produk akhirnya tetap laminasi berlapis, misalnya film PET cetak, LDPE, dan aluminium foil. Sifat barrier datang dari aluminium foil atau film metalized, sehingga mesin single extrusion bisa menghasilkan kemasan barrier untuk makanan.

  • Cocok untuk: laminasi film ke film dan film ke aluminium foil dengan satu jenis resin.
  • Batasan: satu tirai hanya berisi satu resin. Jika rekat ke aluminium foil butuh resin adhesi seperti EAA, seluruh lapisan harus memakai resin itu, dan biaya resin naik.

2. Co-Extrusion Laminating

Mesin co-extrusion memakai dua atau tiga extruder. Tiap extruder melelehkan resin yang berbeda, lalu feedblock menumpuk aliran resin itu sebelum masuk ke satu T-die. Hasilnya satu tirai resin dengan beberapa lapisan.

(sumber : dokumentasi mesin Coextrusion Laminating seri ICEL-140 di lantai pabrik klien)

Lapisan tetap terpisah karena resin mengalir laminar di dalam feedblock dan die. Operator menyetel suhu tiap extruder agar viskositas leleh antar lapisan cocok. Selisih viskositas yang besar membuat batas lapisan bergelombang dan tebal lapisan tidak rata.

Operator mengatur tebal tiap lapisan lewat rasio RPM extruder terhadap kecepatan line. Dalam mode auto, RPM extruder naik dan turun mengikuti kecepatan mesin, sehingga tebal lapisan tetap saat Anda menaikkan speed.

  • Cocok untuk: struktur yang butuh dua resin dalam satu lapisan laminasi. Contohnya EAA di sisi yang menempel ke aluminium foil dan LDPE di sisi lain. Anda mendapat rekat kuat ke foil dengan pemakaian resin adhesi yang lebih sedikit.
  • Batasan: investasi mesin lebih besar, dan operator harus mengatur beberapa extruder sekaligus.

3. Tandem Extrusion Laminating

Mesin tandem extrusion memasang dua unit extrusion laminating berurutan dalam satu lini. Satu kali jalan menghasilkan dua proses laminasi. Contohnya film cetak dengan aluminium foil di unit pertama, lalu film sealant di unit kedua.

Dengan tandem, Anda menghemat satu kali proses unwind dan rewind dibanding menjalankan laminasi dua kali di mesin single. Untuk struktur tertentu, co-extrusion bisa menggantikan tandem dengan biaya lebih rendah.

Perbandingan Single, Co-Extrusion, dan Tandem

ASPEK

SINGLE EXTRUSION

CO-EXTRUSION

TANDEM EXTRUSION

JUMLAH EXTRUDER

1

2 sampai 3, satu T-die

Minimal 2, tiap unit punya T-die

LAPISAN RESIN PER TIRAI

1

2 sampai 3

1 per unit

PROSES LAMINASI PER JALAN

1

1

2

KEGUNAAN UTAMA

Laminasi film ke film dan film ke foil

Rekat kuat ke foil dengan resin adhesi lebih hemat

Tiga substrat dalam satu jalan

KERUMITAN SETTING

Paling sederhana

Menengah sampai tinggi

Tinggi

 

Cara Memilih Konfigurasi Mesin

  • Struktur kemasan: Dua substrat cukup dengan single extrusion atau co-extrusion. Tiga substrat dalam satu jalan butuh tandem.
  • Kebutuhan rekat: Jika Anda melaminasi aluminium foil dengan resin adhesi, co-extrusion menghemat resin itu.
  • Volume dan anggaran: Single extrusion paling sederhana dan paling ringan investasinya. Tandem menghemat proses ulang pada volume tinggi.
  • Operator: Co-extrusion dan tandem butuh operator yang terbiasa mengatur beberapa extruder.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Apa perbedaan extrusion laminating dan extrusion coating? 
Extrusion laminating menyatukan dua material dengan resin cair di antaranya. Extrusion coating melapisi satu material dengan resin cair tanpa material kedua.

2. Apakah mesin single extrusion bisa membuat kemasan barrier? 
Bisa. Barrier datang dari substrat seperti aluminium foil. Mesin single extrusion melaminasi film cetak dengan aluminium foil memakai LDPE atau PP.

3. Kapan saya butuh co-extrusion laminating? 
Saat Anda butuh dua resin dalam satu lapisan laminasi, misalnya EAA untuk rekat ke aluminium foil dan LDPE di sisi lain, atau saat biaya resin adhesi satu lapisan penuh terlalu tinggi.

4. Apa beda co-extrusion dan tandem extrusion laminating? 
Co-extrusion menumpuk beberapa resin dalam satu tirai dari satu T-die.
Tandem menjalankan dua proses extrusion laminating berurutan dalam satu lini, sehingga Anda bisa menyatukan tiga substrat dalam satu jalan.

5. Berapa kecepatan kerja mesin co-extrusion laminating? 
Pada Intermac ICEL-140B3, kecepatan kerja mencapai 220 m/menit untuk PP 15 µm di atas BOPP 20 µm, dan 130 sampai 150 m/menit untuk LDPE 30 µm. Kecepatan desain mekanisnya 250 m/menit. Angka aktual bergantung pada material, tebal resin, dan kondisi operasi.

6. Apakah Intermac memproduksi mesin extrusion laminating sendiri? 
Ya. Intermac memproduksi mesin extrusion laminating di pabriknya di Bekasi, termasuk seri IEL dan mesin co-extrusion laminating ICEL-140B3. Intermac juga melayani servis, upgrade, dan reconditioning mesin.

Diskusikan Konfigurasi Mesin Anda dengan Intermac!

Intermac memproduksi mesin extrusion laminating di Bekasi, dalam konfigurasi single, tandem, dan co-extrusion. Lini produknya mencakup IEL-130, IEL-130S, dan IEL-140 dengan kecepatan mekanis 150 sampai 220 m/menit, serta mesin co-extrusion laminating ICEL-140B3 dengan lebar web hingga 1.300 mm. Selama lebih dari 23 tahun, Intermac menyelesaikan lebih dari 1.200 proyek di lebih dari 10 negara, termasuk Turki dan Filipina.

Kirim struktur laminasi dan resin yang Anda pakai melalui WhatsApp. Tim Intermac akan membantu memilih konfigurasi single, co-extrusion, atau tandem, dan juga melayani servis, upgrade, serta reconditioning mesin yang sudah Anda punya.

Konsultasi Teknis Mesin

Butuh Solusi Spesifikasi Mesin untuk Lini Anda?

Diskusikan kebutuhan kapasitas produksi, jenis film plastik/kertas/aluminium, hingga layanan perbaikan dan rekondisi langsung bersama spesialis mesin kami.

Konsultasi via WhatsApp (021) 8260 7020
Konsultasi WA
Tautan artikel berhasil disalin!
Intermac Logo
Pakar Intermac
Aktif